Wajah Buram Pendidikan di Utara Bali
Buleleng – Di tengah geliat pariwisata dan kemajuan Bali sebagai destinasi dunia, suara lirih dari utara pulau ini mengabarkan kegentingan lain. Ratusan anak sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, diketahui tidak bisa membaca dengan lancar. Sebuah kenyataan yang menghentak, menyingkap wajah buram pendidikan yang selama ini tertutupi angka-angka statistik nasional. Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng mencatat ada 363 siswa SMP dengan kemampuan membaca rendah. Sebanyak 155 siswa masuk dalam kategori Tidak Bisa Membaca (TBM), dan 208 siswa Tidak Lancar Membaca (TLM), sebagaimana disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, Rabu (16/4), dilansir Kompas.com. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, apakah tidak mampu, tidak tahu (kemampuan otak kurang), atau memang tidak mau (tidak ada keinginan sekolah). Bukan semata soal metode, fenomena ini, menurut Ariadi, lahir dari berbagai sebab: kurangnya motivasi, pembelajaran tidak tuntas, disleksia, disabilitas, dan minimnya dukungan […]