AD

Berita Hari Ini

Kamis, 15 Januari 2026

Negara News Negara News

Negara News Negara News

Jepang Buka Pintu bagi 150 Ribu Pekerja

20 0
AD

Jakarta – Di tengah sulitnya lapangan kerja dalam negeri, angin segar datang dari negeri Matahari Terbit. Jepang membuka peluang bagi 150 ribu tenaga kerja dari berbagai negara, dan Indonesia berada dalam posisi yang tak kalah diunggulkan.

Diberitakan CNN Indonesia, Ketua Umum Ikatan Pengusaha Kenshuusei Indonesia (IKAPEKSI), Pranyoto Widodo, menyampaikan Jepang tengah mengalami kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) secara besar-besaran, terutama di sektor-sektor vital seperti manufaktur, pengecoran logam, otomotif, hingga konstruksi. Kebutuhan ini membuka celah yang sangat mungkin diisi oleh tenaga kerja asal Indonesia.

Pengusaha di Jepang sangat menyukai tenaga kerja yang berasal dari Indonesia.

“Kami hadir untuk mendukung tenaga kerja di Indonesia yang saat ini masih kesulitan dalam mendapatkan kesempatan bekerja. Saat ini, Jepang membuka kesempatan bagi 150 ribu tenaga kerja untuk berkarir di sana,”ujar Pranyoto dalam sebuah acara di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, seperti dikutip pada Selasa (22/4).

Dalam kerja samanya dengan Kementerian Ketenagakerjaan, IKAPEKSI berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan calon pekerja Indonesia agar siap menghadapi tuntutan dunia kerja global. Melalui program pendidikan dan pelatihan yang terarah, Indonesia tidak hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga memperkuat kualitas SDM untuk berkompetisi di luar negeri.

“Program yang telah dijalankan dengan menyediakan pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan dunia kerja internasional, termasuk di Jepang. Dengan pelatihan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, peluang pekerja Indonesia untuk berkarier di Jepang semakin terbuka lebar,” jelasnya.

Namun, kesiapan bukan hanya soal keahlian teknis. Bahasa juga menjadi jembatan penting. Sertifikasi Bahasa Jepang, terutama level JLPT N4, menjadi syarat yang tak bisa diabaikan oleh calon pekerja.

“Sertifikat JLPT N4 Bahasa Jepang adalah bukti resmi yang menunjukkan bahwa pemegangnya telah mencapai level kemampuan bahasa dasar, termasuk pemahaman kosakata, tata bahasa, pemahaman bacaan, dan pemahaman percakapan. Pengusaha di Jepang sangat menyukai tenaga kerja yang berasal dari Indonesia, peluangnya masih sangat besar,” terangnya.

Lebih dari sekadar angka, peluang ini menyentuh aspek sosial yang lebih dalam. Setiap satu orang yang berangkat magang ke Jepang, dinilai mampu mengangkat ekonomi satu keluarga.

“Pertama, anak itu sendiri, kedua Bapak atau Ibunya yang tidak memiliki usaha. Pasti anaknya akan membuatkan usaha bagi orang tuanya dari penghasilan bekerja di Jepang seperti membuka toko kelontong hingga membeli sawah atau kebun,” kata Pranyoto, memberi gambaran konkret tentang dampak ekonomi dari program ini.

Tak hanya sampai di situ. Mereka yang telah magang dan kembali ke tanah air masih punya kesempatan kedua, bahkan dengan penghasilan yang lebih baik.

“Kultur di Indonesia masih kembali ke rumah, ada yang membuka usaha di sektor manufaktur di wilayah Bekasi dan Cikarang. Jika kembali bekerja ke Jepang, akan mendapatkan penghasilan mulai dari Rp12 juta yang bekerja di sektor pertanian, tergantung upah di wilayahnya,” pungkasnya. (WW/BS)

AD
20 0
AD
AD
AD

Login to enjoy full advantages

Please login or subscribe to continue.

Go Premium!

Enjoy the full advantage of the premium access.

Stop following

Unfollow Cancel

Cancel subscription

Are you sure you want to cancel your subscription? You will lose your Premium access and stored playlists.

Go back Confirm cancellation